Tuhan ada atau tidak, bukan soal. Tuhan mencipta semesta atau tidak, bukan soal. Tuhan mendiktekan kitab atau tidak, bukan soal. Tuhan sang asal mula atau tidak, bukan soal.
Kenyataannya, hidup tak bertuhan seperti hidup tanpa cinta, sanggupkah engkau bertahan? Akui, jiwamu perlu makanan agar pada akhirnya tak meracun pikiran.
bukan tuhan siapa-siapa, bukan tuhanmu dan bukan tuhanku. seluruh tuhan dalam tulisan ini adalah tokoh rekaan semata, kesamaan nama atau karakter timbul di luar kesengajaan
Tampilkan postingan dengan label pikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pikiran. Tampilkan semua postingan
Februari 16, 2011
Februari 16, 2010
memusuhi kenyataan
Aku dan kamu, kita sahabat yang sering bicara hingga larut malam, pikiran-pikiran menjelma jadi tulisan, tulisan-tulisan menjelma jadi pikiran, karena musuh kita selalu sama = kenyataan. Ketika kamu berdamai dengan kenyataan, tak ada lagi bahan pembicaraan, tak ada lagi pikiran-pikiran, tak ada lagi tulisan-tulisan.
Suatu saat kelak, aku dan kamu, kita sahabat yang berjalan bersama-sama tanpa saling bicara, karena aku dan kamu, kita punya musuh yang sama = pikiran.
Suatu saat kelak, aku dan kamu, kita sahabat yang berjalan bersama-sama tanpa saling bicara, karena aku dan kamu, kita punya musuh yang sama = pikiran.
April 17, 2008
yang membuatmu takut mati
Kau melihat begitu banyak jalan tapi tak satupun yang menggerakkan kakimu. Kau mendengar begitu banyak ujaran tapi tak satupun yang menggoda pikiranmu. Kau yang tak pernah bimbang seumur hidupmu, mengapa kini jadi tak menentu? Tiba-tiba kau begitu takut bila saat itu tiba.
Aku juga.
Aku juga.
Langganan:
Postingan (Atom)