Kita merasa terpenjara bila tak mengenal tuhan. Namun sesungguhnya kita lebih terpenjara bila 'merasa' telah mengenal tuhan. Siapakah tuhan yang kau sebut-sebut itu?
Tuhan sejati adalah tuhan yang anonymous. Seperti ketika kau berjumpa seorang gadis manis dalam perjalanan, lalu berpisah tanpa mengetahui namanya. Dalam mimpi-mimpimu kau melihat wajahnya, namun bibirmu kelu saat hendak memanggil namanya, gadis pujaanmu yang anonymous.
Maka kauputuskan sebuah nama sesuai imajinasimu tentangnya. Demikianlah rasanya terbebas dari penjara kata.
bukan tuhan siapa-siapa, bukan tuhanmu dan bukan tuhanku. seluruh tuhan dalam tulisan ini adalah tokoh rekaan semata, kesamaan nama atau karakter timbul di luar kesengajaan
Tampilkan postingan dengan label penjara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penjara. Tampilkan semua postingan
Mei 07, 2008
November 10, 2007
terpenjara kata
Saat kau bicarakan tuhanmu dalam ketinggian dan kemuliaannya, sesungguhnya kau berikan kesempatan padaku untuk merendahkan dan menghinakannya. Kata-kata adalah musuh bagi tuhanmu, juga mimpimu, imajinasimu, visimu. Sekali kau perangkap mereka dalam kata-kata, jiwamu akan mati. Maka tak perlu kau bela tuhan hingga mulut berbusa karena tuhan sejati tak tersentuh kata-kata.
Langganan:
Postingan (Atom)