Apakah kau percaya bahwa wanita yang melahirkanmu adalah ibumu? Apakah kau mengingat saat ia melahirkanmu? Apakah karena ia melahirkanmu maka ia menjadi ibumu? Meski ia tak mencintaimu, meski ia telah menyesal melahirkanmu, apakah ia tetap ibumu? Seperti kisah Dewi Kunti terhadap Karna.
Apakah kau percaya bahwa penciptamu adalah juga tuhanmu? Apakah karena ia menciptakanmu maka ia menjadi tuhanmu? Mungkinkah tuhan telah mengadopsimu? Apakah kau benar-benar menyangka bahwa tuhan menyayangimu?
Mestinya kau bertanya : apakah aku ini bagimu ya tuhan?
bukan tuhan siapa-siapa, bukan tuhanmu dan bukan tuhanku. seluruh tuhan dalam tulisan ini adalah tokoh rekaan semata, kesamaan nama atau karakter timbul di luar kesengajaan
Tampilkan postingan dengan label ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibu. Tampilkan semua postingan
April 09, 2010
November 06, 2009
demi tuhan, aku munafik
Para munafik itu terang-terangan menjaminkan nama tuhan dalam dusta. Bahwa mereka lebih berani bersumpah dengan nama tuhan (daripada dengan nama ibu sendiri atau nama seekor ayam yang berkokok) membuktikan bahwa tuhan memang tidak ada.
Hanya para munafik yang berani bersumpah dengan nama tuhan.
Hanya para munafik yang berani bersumpah dengan nama tuhan.
Desember 01, 2007
surat cinta
Pada setiap bayi yang baru lahir, tuhan menitipkan surat cintanya kepada sang ibu dan ayah.
Langganan:
Postingan (Atom)