Januari 04, 2007

tugas nabi

“Selesai sudah!”

Tuhan membawa tumpukan naskah dan membaginya dalam dua bagian yang diletakkan di sebelah kanan dan kiri. Tuhan kemudian memanggil malaikat dan setan.

“Inilah kitab suci yang akan menjadi petunjuk bagi manusia. Aku telah membaginya dalam bab apa-apa yang boleh dilakukan dan apa-apa yang tidak boleh dilakukan supaya menjadi jelas dan mudah. Kalian, setan dan malaikat, masing-masing punya tugas mempengaruhi manusia untuk melakukan salah satu hal di atas. Setan, kau ambil bagian “apa-apa yang tidak boleh dilakukan” di tumpukan sebelah kiri. Malaikat, ambillah “apa-apa yang boleh dilakukan” di tumpukan kanan.

Tuhan pergi meninggalkan mereka berdua. Setan dan malaikat dalam satu ruangan? Tebak sendiri apa yang terjadi.

Tuhan terpaksa harus kembali untuk melerai setan dan malaikat yang tengah bergulat memperebutkan bagian masing-masing. Akhirnya pergumulan itu menyisakan naskah yang tercerai berai tak beraturan. Mereka terdiam. “Gawat, aku tidak menomori halamannya” bisik tuhan.

Saat itulah muncul ide untuk "memperkerjakan" seorang nabi.

4 komentar:

Bangsari mengatakan...

wekekek. cerdas dan berisi! gimana kabarnya mas anggun?

dihantuiTUHAN mengatakan...

Baeeek,
Saya masih setia mengikuti blog Anda kok cah bagus, huehehhe (wah, critamu sing mendadak homo kae menyentuh tenan lho, sungguh aku trenyuh) BTW, salam buat Bung Bahtiar, piye kabare beliau? Mas Anas yo masih sering saya liat menyeruak di antara jemaah KC, setia sekali beliau itu, pengikut Emha sejati... ;)

human wannabe mengatakan...

oh... jadi gitu ya? baru tau...
*garugarugndas*

ibliz mengatakan...

hihihihiihhhiihihihihi